Berita Terkini

Bupati Bone Arahkan Penetapan APBD-P Lebih Awal, Terkait Dengan Politik?

Written By Bone Satu on Selasa, 22 April 2014 | 21.05

Ilustrasi

WATAMPONE, BONE SATU - Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana penetapan APBD -Perubahan dilakukan berkisar bulan September-Oktober. Kali ini rapat penetapan tersebut agaknya akan dilakukan lebih awal sesuai arahan Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi seperti diakui Kepala Bidang Anggaran Dinas Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Bone, Andi Hasanuddin di ruang kerjanya, Selasa (22/4/14).

" Itu arahan Bupati, jadi rencana penetapan APBDP sesuai arahan itu dilakukan pada bulan Juli mendatang",ungkap Andi Hasanuddin yang juga salah satu Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) Bone.

Namun dia menampik kalau alasan arahan tersebut berhubungan dengan munculnya spekulasi pendapat yang menganggap hal itu berkaitan kondisi politik dengan lahirnya para legislator baru yang rencananya akan dilantik pada bulan September mendatang. Terlebih perolehan kursi dari Partai Golkar yang selama ini dianggap pro pemerintah mengalami penurunan.

" Saya kira tidak ada hubungannya, memang aturan sebenarnya seperti itu, kenapa tahun sebelumnya selalu molor itukan dimungkinkan saja, tapi tidak melanggar, karena masih mengikuti toleransi",terangnya.

Menurut dia, Penetapan APBD- Perubahan mengacu pada 2 persyaratan utama yakni, setelah laporan pelaksanaan APBD tahun lalu (2013) diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Pelaksanaan APBD persemester (6 bulan) tahun berjalan (2014).

Hal berbeda diungkapkan pemerhati masyarakat, Andi Hidayat Pananrangi yang menganggap arahan Bupati Bone untuk memajukan jadwal penetapan APBDP justru selain adanya kekhawatiran dengan kondisi keuangan daerah, juga menurutnya dimungkinkan dari kondisi politik usai Pemilihan legilatif.

" Itu bentuk kepanikan Bupati untuk mempercepat, karena ada keraguan kondisi keuangaan Pemkab Bone saat ini melemah",terang Hidayat dalam pesan singkat seluler, Selasa (22/4/14).

Menurut dia, meskipun dalam aturan proses rancangan sampai pengajuan APBD-P ke DPRD itu dimulai lebih dari separuh TA (Tahun Anggaran, red) berjalan, yaitu Juli dan selambat-lambatnya September agar penetapan itu bisa terlaksana 3 bulan sebelum masa berakhir TA, namun menurutnya hal itu tidak seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya.

"inikan tidak menjadi kebiasaan di Pemkab Bone mengajukan APBD-P dibulan Juli yang biasanya dilakukan pada September - Oktober karena selama ini eksekutif sangat menggampangkan proses penetapan di DPRD apalagi selama ini Golkar mendominasi di parlemen",jelasnya.

Laporan : Budiman
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Setda Bone Serap Anggaran 6 M Dalam 3 bulan

WATAMPONE, BONE SATU - Sejak 3 bulan terakhir, yakni bulan Januari, Pebruari dan Maret, Sekretariat Daerah (Setda) Bone telah menyerap anggaran berkisar 20 persen dari total 30 Miliar Belanja Langsung yang dialokasikan dalam APBD 2014.

Hal ini berarti selama kurung waktu 3 bulan terakhir, Setda Bone telah menyerap anggaran berkisar 6 Miliar Rupiah, itupun belum termasuk gaji dan belanja pegawai lainnya, seperti diungkapkan Kepala Bidang Akuntansi Dinas Pengelolah Keuangan dan Asset Daerah, Husnaeni, SE di ruang kerjanya, Selasa kemarin

" Kalau berdasarkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana, red) baru itu yang masuk dalam laporan yang kita terima",ungkapnya, Selasa (22/4/14).

Sementara, menurut Kepala Bagian Keuangan dan Perlengkapan Setda Bone, Budiono mengakui belanja berkisar 6 miliar tersebut lebih banyak digunakan untuk belanja makan minum, kendati terdapat diantaranya untuk membiayai beberapa kegiatan fisik, seperti pembayaran uang muka pengadaan Baju Pegawai.

" Kita sudah bayar 30 persen dari total anggaran baju pegawai, sementara yang lainnya untuk membiayai kegiatan 12 ditambah kegiatan Asisten dan unit kerja lainnya, termasuk biaya makan minum juga yang banyak",ungkap Budiono dalam sambungan telepon seluler, Selasa (22/4:14)

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, total anggaran Belanja Langsung Setda Bone dalam alokasi APBD 2014 sebesar 30 miliar yang meliputi beberapa kegiatan, diantaranya, pengadaan Baju Dinas Pegawai 4,8 miliar(sudah terserap 30 persen), pengadaan 15 unit mobil Kijang Inova 3 Miliar (Belum ada yang terserap), Pengadaan Baju Kaos Pegawai 1,6 Miliar (Belum ada yang terserap), Pembebasan lahan kampus politekhnik 2 Miliar (belum ada yang terserap).

Laporan. : Budiman
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Terkesan Dadakan, Bappeda Belum Tahu Hasil Rapat Evalusi

Andi Zainal

WATAMPONE, BONE SATU - Rapat evaluasi pelaksanaan anggaran yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone pada tanggal 21 April kemarin terkesan mendadak, bahkan cenderung membingungkan sejumlah peserta rapat.

Para peserta yang terdiri dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat sebelumnya menganggap rapat yang digelar di hotel Novena, JL. Ahmad Yani, Watampone tersebut untuk mengevaluasi realisasi Pendapatan daerah dalam waktu 3 bulan (triwulan) terakhir karena diselenggarakan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Bone, namun ternyata dalam rapat justru membahas tentang evaluasi pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.

"Saya juga heran karena sesuai informasi, penyelenggaranya Dispenda, kenapa acaranya evaluasi pelaksanaan kegiatan",kata salah satu peserta rapat yang tidak mau dipublikasikan.

Kata dia, instansi yang berhak melaksanakan kegiatan tersebut adalah Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) karena menurutnya, materi yang akan dibahas dalam rapat bukan hanya membahas tentang realiasi pendapatan, namun menyangkut seluruh item pelaksanaan program dalam anggaran.

Akibatnya, Bappeda Bone saat dikonfirmasi tidak mampu memberikan informasi tentang hasil dari rapat tersebut.

"Untuk sementara belum bisa kita berikan keterangan, karena laporan kegiatan semua SKPD belum kita terima",ungkap Andi Zainal Kepala Bidang Pengedalian dan Evaluasi Bappeda Bone di ruang kerjanya, Selasa (22/4/14).

Dia malah mengakui kalau pihaknya telah menyiapkan Jadwal tersendiri untuk menggelar rapat evalusi tersebut yang dijadwalkan hari ini (22/4/14). " Sebenarnya jadwal untuk rapat evalusi itu hari ini, tapi kemarin sudah kita lakukan dirapat itu, jadi terpaksa kita batalkan",katanya.

Sementara Kepala Bappeda Bone, Abu Bakar saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, yang menurutnya meskipun rapat evaluasi di luar perencanaan, namun sejumlah SKPD telah memprosentasikan kegiatan pelaksanaan anggarannya masing-masing, kendati dia belum bisa menjelaskan hasil secara persentatif dari rapat evaluasi tersebut.

" Masing-masing sudah mengekspos kegiatannya dalam rapat, untuk mengetahui kendala yang dihadapi ke depan, namun untuk lebih rinci persentasi dari semua program belum kita tahu",kuncinya.

Laporan. : Budiman
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Pemkab Bone Gelar Rapat Evaluasi APBD 2014 Di Hotel Mewah

Written By Bone Satu on Senin, 21 April 2014 | 06.48

Ilustrasi

WATAMPONE, BONE SATU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone menggelar rapat evaluasi Pelaksanaan APBD 2014 di hotel Novena, Jl. Ahmad Yani Watampone.

Menurut Sekretaris Dispenda Bone, Andi Alimuddin, rapat yang digelar di aula lantai 2 hotel yang tergolong mewah tersebut mengagendakan evaluasi kinerja masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam waktu 3 bulan terakhir.

" Jadi yang dibahas terkait semua program yang sudah dilaksanakan dalam tiga bulan, baik kegiatan, belanja, maupun pendapatan daerah", ungkap Andi Alimuddin, Minggu (21/4/14).

Dia mengakui belum bisa memberikan penjelasan terkait hasil rapat tersebut karena sejumlah SKPD masih dalam tahap evaluasi.

Selain para pimpinan SKPD, rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Fahsar Padjalangi, juga hadir para camat dan jajaran pemerintahan lainnya.

Laporan : Budiman
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Diduga Bagi-Bagi Bensin Gratis, ATT Dipanggil Penyidik Polres Bone

Written By Bone Satu on Minggu, 20 April 2014 | 22.01

ATT Saat Menjalani Pemeriksaan di Unit Resum Polres Bone

WATAMPONE, BONE SATU -Setelah dilaporkan oleh PANWASLU Bone, terkait pelanggaran Pemilu atas pembagian bensin gratis di salah satu Pertamina pada 8 April 2014 lalu. Akhirnya Andi Tofan Tiro (ATT) Caleg DPR RI dari Dapil 2 Sulsel menjalani panggilan Penyidik, Senin (21/4/2014).

ATT diperiksa di Unit Reskrim Polres Bone selama beberapa jam.

AKP Ali Tahir Kasat Reskrim Polres Bone ketika dikonfirmasi via handphone mengatakan bahwa pemanggilan saudara ATT tersebut masih selaku saksi.

"Sekarang terlapor dipanggil masih sebatas saksi. Tapi jika ada perkembangan selanjutnya dari penyelidikan. Mungkin bisa meningkat jadi tersangka," ungkap Ali Tahir.

Terpisah Andi Tofan Tiro mengatakan dirinya baru dipanggil selaku saksi.

"Saya dipanggil selaku saksi. Menurut saya tidak ada pelanggaran karena tidak ada unsur mengajak, memaksa dan mendesak untuk memilih saya. Cuma waktunya memang berdekatan dengan hari H," kilahnya.

Laporan : Ugy
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Golkar Dipastikan Hanya Dapat 15 Kursi DPRD Bone

WATAMPONE, BONE SATU - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bone, Aksi Hamzah menegaskan, Jumlah perolehan Kursi di DPRD Bone dari Partai Golkar untuk Pemilu kali ini mengalami penurunan, yakni dari 18 Kursi yang berhasil diraih pada pemilu 2009 lalu, kini hanya mampu mendapatkan 15 jatah kursi dari 45 kursi yang diperebutkan.

" Sudah bisa dipastikan kalau Golkar hanya bisa meraih 15 kursi, Dapil I, 3, Dapil II, 3, Dapil III, 2, Dapil IV, 3 dan Dapil V, 4",ungkapnya merinci, Minggu (20/4/14).

Berikut 15 Caleg Golkar yang dipastikan menduduki kursi DPRD Bone beserta perolehan suara masing-masing;

Dapil I,
- 1.Dr.A.Ryad Baso Padjalangi. ( 5.292)
-2. Hj.Mintayu Samsuddin (3.390)
-3. H.A.Sulam Mangampara /Golkar (2.586)

Dapil II
-1. 2.Abdul Rahim, S.Sos (5.446)
-2. Jusmiati Sudirman (4.108)
-3. Drs. H. A. M. Amin Mangunsara (3. 959)

Dapil III,
-1. Drs. A. Atoro
-2. Andi Yusuf Akbar, S.Sos

Dapil IV,
-1. Hj. Adriani A. Page. SE, (5.587)
-2. Andi Mappanyukki Takka (4717)
-3. Irwandi Burhanuddin (4.315)

Dapil V,
-1. A. Akbar Yahya (5.360)
-2. A.M. Idris Alang (3.862)
-3. A. Dawis (3.620)
-4. Syamsul Bahri (2.916)

Laporan : Budiman
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Samsun Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara Ir. Efendi

Pembacaan Rekapitulasi Hasil Pemilu Oleh Masing PPK Di Kantor KPUD Bone, Minggu (20/4/14).

WATAMPONE, BONE SATU - Caleg DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Bone dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomor urut 8, Samsun M menemukan adanya indikasi penggelembungan pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang membuat perolehan suara untuk dirinya lebih rendah dari Ir. Efendi, Caleg nomor urut 5 dari rekan separtainya.

Hal ini menurut Samsun terjadi pada data perolehan suara didua TPS Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, yakni TPS 4 dan TPS 8, dimana kedua TPS tersebut terdapat perbedaan data perolehan suara dari Ir. Efendi antara formulir C1 dengan data pada formulir D1.

Kata dia, jumlah suara yang diperoleh Ir. Efendi pada TPS 4 berdasarkan data dari formulir C1 hanya 4 suara, sedangkan yang tercatat dalam formulir D1 dari PPS (Panitia Pemungutan Suara) sebanyak 27 suara. Begitu juga pada TPS 8 dimana tercatat hanya 2 suara, sementara di formulir D1 tercatat 12 suara.

Hal inilah yang membuat Samsun mencurigai adanya upaya yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk menggelembungkan suara sehingga jumlah perolehan suara dari Ir. Efendi melampaui perolehan suaranya.

" Inikan jelas penggelembungan, karena perbedaanya sangat jauh",ungkapnya pada wartawan, Minggu (20/4/14).

Bahkan menurutnya kecurigaan adanya penggelembungan suara itu diperkuat dengan pengakuan Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dari TPS 4, Afitsam yang mengatakan perolehan suara tertinggi dari seluruh Caleg di TPS tersebut diraih oleh Caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB), Andi Kadaria sebesar 64 suara, menyusul diurutan kedua Alfian T Anugerah (Caleg Golkar) berkisar 30 an suara dan Muh. Amin (Caleg PPP) berkisar 20 an suara.

"Herannya, waktu kita datangi ketua KPPS (Afitsam .red)untuk kroscek dengan data temuan kita caleg yang lainnya rata-rata dibawah 10 suara, kenapa tiba-tiba ada yang suaranya 27 selain yang ketiga orang itu",paparnya.

Kecurigaan Samsun lagi-lagi diperkuat dengan fakta bahwa data C1 dari saksi yang berugas di TPS tersebut sampai saat ini belum disampaikan ke Partai selaku media centre penginputan yang memang menjadi tugas dari Ir. Efendi untuk merekrut saksi di wilayah TPS tersebut.

" Sebelumnya Partai telah membagi tugas bagi setiap Calegnya untuk merekrut saksi di basisnya masing-masing, tapi kenapa belum disetor sampai sekarang, jelas inikan mencurigakan",tambahnya.

Hal inilah yang membuat Samsun M melaporkan dugaan penggelembungan suara tersebut ke pihak Panitia Pengawas Pemilu Bone, karena menurutnya sangat merugikan pihaknya.

" Saya juga tembuskan ke Polres Bone, dan menyampaikan langsung temuan ini ke Ketua Partai",terangnya.

Dari data yang dihimpun sementara, perolehan suara tertinggi untuk.Caleg PKS Dapil 1 diraih oleh Ir, Efendi sebanyak 1.323 suara yang berselisih 7 dengan perolehan suara dari Samsun M sebanyak 1. 316 suara.

Laporan : Budiman
Editor. : Turdi
Powered by Telkomsel BlackBerry®

 
Support : Website | REDAKSI | Template
Copyright © 2011. Media Bone Satu - All Rights Reserved
Template Created by Website Published by Privacy Policy
LOGIN ADMIN